26 November 2007

XL bikin cape

Buat Anda pemilik/bekerja di operator seluler XL (PT Excelcomindo Pratama). Perkenalkan saya Danu, saya pengguna Xplor (loe bisa cek didata loe nama gw ada). Saya cape menerima iklan-iklan dari XL. Hari ini saya menerima hampir 5-10 sms yang isinya iklan dari no 818 (no customer loe..kehed siah lah !!). Saya sudah meminta ke customer service untuk tidak mengirim iklan-iklan tersebut. Malah customer servicenya bilang kalau diblok bisa saja tetapi informasi-informasi tagihan pun nantinya saya tidak dapat menerimanya.

Apakah perusahaan sebesar XL yang IT nya canggih tidak bisa memfilter mana sms iklan dan informasi mengenai account saya ?. Main hajar buat broadcast ke customer...

Loe memang murah tapi iklan loe juga bikin kesel gw tahu!! kehed luh XL.

08 November 2007

piknik sama papa dan mama

Piknik pertama buat Davina diacara family gathering tempat papa kerja. Tempatnya di Hotel Via Renata, Puncak Bogor.
gak jauh dari Kota Bunga. Syukur Davina lagi keadaan sehat jadi bisa ikut dech..Pagi-pagi Davina harus mandi pagi
karena mau nunggu bisnya di Gadok, Ciawi. Senengnya barengan sama temen papa banyak juga yang seumuran sama Davina.
Biar lebih seru ini foto-foto Davina, Papa dan Mama.



Davina baru sampe di tempat penginapan


Papa dan mama lagi makan siang..Davinanya udah ngatuck..


Cape papa...Davina pengen bobo ach..


Team sepak bola papa siap untuk bertanding..kok pake sarung sich pa ?


Team papa bertanding lagi setelah menang dibabak penyisihan..yang akhirnya hanya peringkat ke dua..hick..hick..


Ayo papa tarik tambangnya..kalah terussss


Hih..asik Davina sama mama naik kuda keliling-keliling di via Renata..


Papa dan temannya...piknik yang menyenangkan kapan lagi ya piknik kayak gini.

05 October 2007

Laskar Pelangi


Malem gw nonton K!ck Andi. Om Andi mengkat tentang riwat dibuatnya novel Laskar Pelangi. Menarik untuk diikuti ternyata banyak dampak dari membaca novel tersebut dari mulai orang yang sudah frustasi sekolah bisa bangkit lagi, ada juga dokter yang bingung mencari kerja karena dia menunggu lowongan CPNS malah bikin praktek sendiri. Acara ini diikuti sang penulis, Gede Prama dan sang inspirator penulis "Bu Guru Muslimah". Luar biasa dampaknya buat pembaca, yang tidak kalah menarik novel ini dialami sendiri oleh sang penulis. Ini risalah singkat dari acara k!ck Andy.

Ini kisah nyata tentang sepuluh anak kampung di Pulau Belitong, Sumatera. Mereka bersekolah di sebuah SD yang bangunannya nyaris rubuh dan kalau malam jadi kandang ternak. Sekolah itu nyaris ditutup karena muridnya tidak sampai sepuluh sebagai persyaratan minimal.
Pada hari pendaftaran murid baru, kepala sekolah dan ibu guru satu-satunya yang mengajar di SD itu tegang. Sebab sampai siang jumlah murid baru sembilan. Kepala sekolah bahkan sudah menyiapkan naskah pidato penutupan SD tersebut. Namun pada saat kritis, seorang ibu mendaftarkan anaknya yang mengalami keterbelakangan mental. ''Mohon agar anak saya bisa diterima. Sebab Sekolah Luar Biasa hanya ada di Bangka,'' mohon sang ibu. Semua gembira. Harun, nama anak itu, menyelamatkan SD tersebut. Sekolah pun tak jadi ditutup walau sepanjang beroperasi muridnya cuma sebelas.

Kisah luar biasa tentang anak-anak Pulau Belitong itu diangkat dalam novel dengan judul 'Laskar Pelangi' oleh Andrea Hirata, salah satu dari sepuluh anak itu. Di buku tersebut Andrea mengangkat cerita bagaimana semangat anak-anak kampung miskin itu belajar dalam segala keterbatasan. Mereka bersekolah tanpa alas kaki, baju tanpa kancing, atap sekolah yang bocor jika hujan, dan papan tulis yang berlubang hingga terpaksa ditambal dengan poster Rhoma Irama.

Kisah yang tadinya bukan untuk diterbitkan itu ternyata mampu menginspirasi banyak orang. Seorang ibu di Bandung, misalnya, mengirim surat ke Kick Andy. Isinya minta agar kisah tersebut diangkat di Kick Andy karena anaknya yang membaca buku Laskar Pelangi kini bertobat dan keluar dari jerat narkoba. ''Setiap malam saya mendengar suara tangis dari kamar Niko anak saya. Setelah saya intip, dia sedang membaca sebuah novel. Setelah itu, Niko berubah. Dia jadi semangat untuk ikut rehabilitasi. Kini Niko berhasil berhenti sebagai pecandu narkoba setelah membaca buku Laskar Pelangi,'' ungkap Windarti Kosasih, sang ibu.

Sementara Sisca yang hadir di Kick Andy mengaku setelah membaca novel itu, terdorong untuk memperbaiki hubungannya dengan sang ayah yang selama ini rusak. Begitu juga Febi, salah satu pembaca, langsung terinspirasi untuk membantu menyumbangkan buku untuk sekolah-sekolah miskin di beberapa tempat. ''Saya kagum karena anak-anak yang diceritakan di buku itu penuh semangat walau fasilitas di sekolah itu jauh dari memadai,'' ujar Febi yang juga datang ke Kick Andy untuk bersaksi.

Andrea sendiri mengaku novel itu awalnya hanya merupakan catatan kenangannya terhadap masa kecilnya di Belitong. Dia selalu teringat sahabat-sahabatnya di masa kecil, terutama Lintang. Sebab tokoh Lintang merupakan murid yang cerdas dan penuh semangat walau hidup dalam kemiskinan. Setiap hari Lintang harus mengayuh sepeda tua yang saering putus rantainya ke sekolah. Pulang pergi sejauh 80 km. Bahkan harus melewati sungai yang banyak buayanya.

Sayang, cita-cita Lintang untuk bisa sekolah ke luar negeri, seperti yang sering didorong oleh guru mereka, terpaksa kandas. Lintang bahkan tak tamat SMP karena orangtuanya yang nelayan tidak mampu membiayai. ''Lintang adalah sosok yang menginspirasi saya. Karena itu, saya bertekad meneruskan cita-cita Lintang,'' ujar Andrea, yang sekian puluh tahun kemudian berhasil mendapat beasiswa sekolah ke Sorbonne, Prancis.

Tim Kick Andy yang mendatangi kampung tempat SD itu berdiri, di Belitong, berhasil 'menemukan' beberapa dari tokoh anak-anak di dalam novel tersebut. Mereka kini sudah dewasa. Namun kenangan tentang masa kecil itu sangat kuat membekas. Terutama pada ibu guru Muslimah yang sangat mereka cintai. ''Buku Laskar Pelangi memang saya persembahkan untuk Ibu Mus yang sangat tabah dan pantang menyerah dalam mendidik kami,'' ujar Andrea.

Maka sungguh menarik menyaksikan bagaimana Kick Andy mempertemukan Andrea dengan Ibu Guru Muslimah di studio Metro TV. Apalagi ketika Bu Mus membawa barang-barang yang mempunyai kenangan tersendiri bagi Andrea dan teman-teman kecilnya dulu di kampung. Kenangan yang diceritakan kembali oleh Andrea dengan jenaka. Juga termasuk darimana Andrea mengambil nama yang dipakainya hingga sekarang ini.

Sungguh sebuah novel -- yang diangkat dari kisah nyata -- yang sangat menggugah. Novel yang membuat siapa pun yang membaca akan merasa bersalah dan berdosa jika tidak mensyukuri hidup. Itu pula sebabnya sutradara Riri Reza dan Produser Mira Lesmana tertarik untuk mengangkat kisah ini ke layar film.


Sumber : www.kickandy.com dan Metro Tv

20 September 2007

Ketahuan

Dari awal aku tak pernah
percaya kata-katamu
Karena ku hanya melihat
semua dari parasmu

Terakhir kau bilang padaku..
kau takkan pernah selingkuh
Tetapi ternyata dirimu..
bermain di belakangku

Saat ku melihatmu
kau sedang bermesraan
dengan seorang..
yang ku kenal...

O ow.. Kamu ketahuan..
pacaran lagi..
dengan dirinya..
teman baikku...

O ow.. Kamu ketahuan..
pacaran lagi..
dengan dirinya..
teman baikku...

Tapi tak mengapa..
Aku tak heran..
Karena dirimu..
Cinta sesaatku...

(O ow.. Aku ketahuan...
pacaran lagi...
dengan dirinya...
teman baikmu...)

13 September 2007

Web 2.0 Design Master's Degree




Danu Sukmawijaya Web 2.0 Design Master's Degree...gaya gak tuh embel2 nama gw.
Ikutan kontest di http://web20.designinterviews.com
cuma delapan soal.

10 September 2007

php_oci

Unable to load dynamic library'c:\php\extentions\php_oci8.dll'- Access is Denied
pernah ngalamanin ginian ? padahal udah ada file tersebut.
Nih solusinya :

If You use anonymous access, You'll have a builtin user to use it. Make this user local administrator, or give minimum read access to PHP folder (ie.: c:\php) and ORAHOME (ie. c:\ora92) folders


cek juga untuk user IUSR_XXX di win*&%#@ harus dimasukkan sebagai group administrator.

GodLuck

27 August 2007

Jual saja motornya

Genap tiga tahun sejak keluar STNK 26 Agustus 2004 lalu gw baru pertama kali memiliki motor sendiri dari "keringet" sendiri (boonk denk pinjem nyonkap gw 1 jt buat DP). Dengan uang yang empot-empotan gw pun menyicil motor selama dua tahun. Juli 2006 gw bayar lunas ke leasing BPKB pun keluar.

Makin kesini tuh motor jarang dipake gak kayak pacaran dulu ujan-ujanan pun hajar terus, kejar-kejaran ama tukang ojek ama angkot pun dijabanin *beraninya ma angkot huh..huh..*. Perawatan yang brabe bayar pajak tiap tahun, ganti oli tiap bulan, di mandiin tiap minggu kalo sempet, jadi berfikir gw jual juga dah nih motor kebetulan ini mau puasa mending gw pake buat investasi ke nyokap. Akhirnya laku juga tuh motor dengan harga setengah dari awal gw beli hick..hick...

*duit jangan ditimbun gak bakalan anakan!*